Minggu, 18 Desember 2016

HARI LAHIRNYA LEGENDA MUTIARA HITAM



Football terbaru - APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?
Salah satu legenda hidup Persipura Jayapura, Eduard Ivakdalam, hari ini merayakan ulang tahunnya yang ke-42 tahun. Lahir di Merauke pada 19 Desember 1973 silam, Edu menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Persipura sebelum gantung sepatu di Persidafon Dafonsoro enam tahun lalu.

INI MOMEN PENTING KARENA...
Bakat besar Paitua alias Bapak Tua, panggilan akrab Edu pertama kali ditemukan oleh pelatih Tumpak Sihite yang menangani 

Persipura, memberikannya kesempatan untuk melakoni debut bersama tim senior pada 1994 silam.

Menempati posisi sebagai playmaker, tak butuh waktu lama bagi Edu untuk menjadi jenderal lapangan tengah Mutiara Hitam. 

Visi bermain, tendangan kaki kiri yang akurat dan mobilitas tinggi menjadi ciri khas yang membuatnya selalu diandalkan menjadi algojo tendangan bebas atau penalti.

Keahliannya di atas lapangan ternyata juga diimbangi dengan loyalitas tinggi. 

Banyaknya tawaran dari klub lain selama masa bakti 16 tahun (1994-2010) bersama Persipura tak mampu menggoyahkan iman kapten yang identik dengan nomor punggung 10 tersebut.

Sejumlah prestasi mampu dipersembahkan Edu bagi Persipura

Tercatat ia pernah mengantarkan klub asal Jayapura tersebut menjadi juara Liga Indonesia pada tahun 2005 dan 2008, serta menjadi runner-up Piala Indonesia (2006, 2007, 2008).

Kiprahnya juga berlanjut di level internasional bersama tim nasional Indonesia. 

Pencapaian tertingginya bersama Skuat Garuda adalah saat merebut medali perak dalam gelaran SEA Games 1997 di Jakarta. Total 11 caps dengan kontribusi tiga gol dibukukannya bersama timnas.

Sayang, harapan Edu untuk menutup karier di Persipura setelah mencatatkan lebih dari 300 penampilan tak bisa terwujud. 

Di usianya yang mencapai 36 tahun pada 2010 lalu, Paitua tersisih dari skuat utama dan harus rela hijrah ke tim asal Papua lainnya, Persidafon sebelum gantung sepatu.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI
Setelah menututup karier sebagai pemain, Edu melakukan tugas rutinya sebagai pelatih sepakbola anak-anak usia dini di Papua selain bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dunia sepakbola selalu melekat padanya, sebagaimana tahun lalu Paitua mendirikan Sekolah Sepakbola (SSB) bernama Pasifik Star yang di bawah bimbingannya diharapkan muncul bakat-bakat baru dari tanah Papua.

Buat anda penggemar permainan online segera bergabung dan tersedia juga bonus yang berlimpah.


(AZS)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar